Mengenal Perbedaan Cargo General dan Cargo Spesial

Cargo general dan cargo spesial adalah dua klasifikasi cargo berdasarkan barang yang dikirim. Kali ini kita akan membahas ap aitu cargo general dan cargo spesial. Kemudian, juga akan membahas apa saja contoh barang-barang untuk masing-masing jenis cargo tersebut.

Cargo General

Pertama, mari kita bahas cargo general. Cargo general sendiri adalah jenis-jenis barang yang pengirimannya tidak butuh penanganan lebih atau penanganan ekstra. Akan tetapi, tetap harus dipastikan bahwa barang tersebut sudah memenuhi persyaratan sebelum dikirim dengan jalur yang ditentukan.

Lalu, apa saja ya contoh barang yang masuk dalam jenis cargo general? Nah, beberapa di antara jenis barang yang masuk kategori general adalah barang tekstil, alat perlengkapan kantor, alat kebutuhan rumah tangga, alat olahraga, dan barang lainnya.

Cargo Spesial

Sementara itu, jenis cargo meliputi barang yang harus mendapat penanganan spesial agar bisa dikirimkan. Tujuan penanganan spesial tersebut adalah agar barang tersebut tidak menyebabkan bahaya selama di perjalanan, sampai malah mengganggu kelancaran perjalanan armada.

Baiklah, beberapa jenis barang yang masuk kategori cargo spesial adalah sebagai berikut:

  • Wet Freight

Barang wet freight merupakan barang yang berupa cairan atau benda padat yang bercampur dengan cairan. Contohnya seperti udang dalam kondisi basah dan berada di dalam tempat yang berair di dalamnya. Sebab, makanan basah butuh pengemasan tertentu agar lebih aman dan terjaga.

  • Explosive Material

Seperti Namanya, explosive material merupakan barang-barang yang mudah meledak. Untuk contoh barang jenis ini seperti amunisi yang biasa dipakai untuk membuat peluru senjata api, petasan, serta barang lainnya yang sejenis.

  • Flammable Goods

Lalu, ada flammable goods yang merupakan barang mudah terbakar. Bentuknya cair, padat, dan juga gas.

  • Dangerous When Wet

Maksudnya adalah barang yang mudah meledak di dalam kondisi basah atau lembab seperti karbit.

  • Live Animal

Kategori live animals ini meliputi semua jenis binatang yang hendak dikirim dari satu tempat ke tempat lain dan masih dalam kondisi hidup. Contoh umumnya seperti kucing, anjing, ikan hias, sapi, hingga burung.

  • Irritant Material

Kategori berikutnya adalah irritant material. Kategori ini adalah barang yang memiliki kandungan zat pemicu yang membuat benda lain menjadi terbakar atau meledak. Misalnya spiritus, alkohol, maupun gas.

  • Fragile Goods

Sementara itu, barang fragile goods adalah barang mudah pecah seperti gelas, perabotan rumah tangga seperti barang pecah belah lainnya.

  • Human Remains

Human remains contohnya seperti jenazah yang umumnya dikirim lewat jalur udara. Baik yang masih utuh dan disimpan di dalam peti jenazah ataupun yang sudah dikremasi.

  • Magnetized Material

Magnetized material adalah seluruh barang yang mengandung magnet. Contohnya Loud speaker dan kompor.

  • Radioactive Material

Radioactive Material merupakan benda yang mengandung radioaktif, seperti Namanya

  • Poisonous Substances

Kemudian poisonous substances yang mencakup seluruh barang beracun yang harus mengantungi izin sebelum dikirim sebagai bagian dari cargo.

  • Valuable Goods

Valuable goods adalah barang-barang yang memiliki kandungan unsur kimia di dalamnya. Sebut saja perhiasan, logam mulia, dan dokumen-dokumen berharga.

  • Oxidizing Material

Oxiding material maksudnya barang yang akan langsung menimbulkan reaksi terbakar ketika bertemu bahan lainnya. Ada zat peroksida, O2, serta zat yang digunakan untuk membuat pemutih.

  • Perishable Goods

Perishable Goods berarti barang yang mudah membusuk atau hancur jika tidak dikemas dengan cara yang tepat. Misal buah-buahan dan bunga hias.

Nah, itu dia tadi perbedaan antara general cargo dengan special cargo. Kamu juga sudah mengetahui apa saja contoh dari masing-masing jenis cargo tersebut.

Recommended For You

About the Author: Toto Puspoyudo