Skip to content
Sentral Cargo

This page is not yet available in English. Showing the Indonesian version.

Blog

Berat Volumetrik: Pengertian, Rumus, dan Cara Menghitungnya

Berat volumetrik menentukan ongkir barang ringan tapi besar seperti busa atau kardus kosong. Pahami rumusnya agar tidak kaget saat tagihan muncul.

Berat Volumetrik: Pengertian, Rumus, dan Cara Menghitungnya

Berat volumetrik adalah ukuran 'berat semu' sebuah paket yang dihitung dari dimensi fisiknya (panjang × lebar × tinggi), bukan dari timbangan. Konsep ini dipakai ekspedisi cargo karena barang yang besar namun ringan tetap memakan ruang kendaraan atau pesawat, sehingga pengirim dikenai biaya sesuai ruang yang terpakai, bukan hanya bobotnya. Dalam praktik pengiriman, angka yang digunakan untuk menghitung ongkir adalah nilai terbesar antara berat aktual dan berat volumetrik.

Ringkasan:

  • Berat volumetrik dihitung dari dimensi paket: P × L × T ÷ faktor pembagi.
  • Faktor pembagi berbeda tiap moda: udara (6.000), darat/laut (umumnya 4.000–6.000).
  • Ongkir dihitung dari nilai terbesar antara berat aktual dan berat volumetrik (istilah: chargeable weight).
  • Barang ringan tapi besar (busa, styrofoam, kardus besar) hampir selalu dikenai berat volumetrik.
  • Memahami rumus ini membantu Anda mengemas lebih efisien dan menekan biaya kirim.

Mengapa Ekspedisi Menggunakan Berat Volumetrik?

Ekspedisi cargo memiliki dua keterbatasan sekaligus: kapasitas berat (muatan maksimum kendaraan/pesawat) dan kapasitas ruang (volume total kompartemen). Jika ongkir hanya dihitung dari berat timbangan, pengiriman barang besar namun ringan—misalnya bantal, mebel flat-pack, atau kasur gulung—tidak akan menutup biaya operasional karena ruang yang terpakai besar. Dengan menerapkan berat volumetrik, ekspedisi memastikan penghitungan biaya mencerminkan ruang nyata yang dipakai oleh setiap paket.

Apa Rumus Berat Volumetrik?

Rumus standar berat volumetrik adalah:

Berat Volumetrik (kg) = Panjang (cm) × Lebar (cm) × Tinggi (cm) ÷ Faktor Pembagi

Faktor pembagi berbeda bergantung pada moda pengiriman:

Moda PengirimanFaktor Pembagi UmumKeterangan
Udara (cargo pesawat)6.000Standar industri penerbangan internasional & domestik
Darat (trucking)4.000 – 6.000Bergantung kebijakan ekspedisi masing-masing
Laut (kapal)1.000 (dalam m³) atau setara 6.000Sering dihitung per CBM (cubic meter)

Catatan: Faktor pembagi di atas adalah nilai umum di industri. Konfirmasi faktor yang berlaku langsung ke ekspedisi Anda sebelum mengirim.

Cara Menghitung Berat Volumetrik Langkah demi Langkah

Berikut cara praktis menghitung berat volumetrik sebelum ke loket pengiriman:

  1. Ukur dimensi terluar paket (dalam sentimeter): panjang, lebar, dan tinggi termasuk packaging.
  2. Kalikan ketiga dimensi: P × L × T.
  3. Bagi dengan faktor pembagi sesuai moda yang Anda pilih (biasanya 6.000 untuk udara).
  4. Bandingkan hasilnya dengan berat aktual di timbangan.
  5. Pilih nilai terbesar — itulah chargeable weight yang menjadi dasar ongkir Anda.

Contoh nyata:

Anda mengirim kardus berisi bantal dengan dimensi 60 × 50 × 40 cm, berat aktual 3 kg, lewat cargo udara.

  • Berat volumetrik = 60 × 50 × 40 ÷ 6.000 = 20 kg
  • Berat aktual = 3 kg
  • Chargeable weight = 20 kg (volumetrik lebih besar → ini yang dipakai)

Artinya, meski bantal hanya 3 kg di timbangan, Anda membayar ongkir setara 20 kg.

Contoh kedua (barang padat):

Anda mengirim alat mesin besi, dimensi 30 × 20 × 20 cm, berat aktual 18 kg.

  • Berat volumetrik = 30 × 20 × 20 ÷ 6.000 = 2 kg
  • Chargeable weight = 18 kg (aktual lebih besar)

Untuk barang padat dan berat, berat aktual hampir selalu menang.

Kapan Berat Volumetrik Lebih Sering Berlaku?

Berat volumetrik menjadi penentu ongkir ketika rasio berat-terhadap-volume paket rendah. Barang-barang yang paling sering terkena:

  • Barang berbusa atau berlubang: kasur, bantal, sofa flat-pack, styrofoam.
  • Pakaian & tekstil dalam kemasan besar: kardus besar berisi kaos, jaket, atau kain gulungan.
  • Peralatan plastik ringan: ember, baskom, kursi plastik.
  • Barang elektronik dalam box retail besar: speaker, lampu, humidifier.
  • Kardus berlapis packing ekstra: lapisan bubble wrap tebal bisa menambah dimensi secara signifikan.
Hindari: menambah lapisan packing yang tidak perlu hanya karena ingin 'aman'. Bubble wrap satu lapis sudah cukup untuk barang yang tidak terlalu fragil — lapisan berlebih hanya menambah dimensi dan menaikkan berat volumetrik tanpa manfaat nyata. Lihat panduan cara packing barang untuk cargo agar tidak rusak di perjalanan untuk teknik packing yang efisien.

Bagaimana Cara Menekan Biaya Akibat Berat Volumetrik?

Ada beberapa strategi yang dapat diterapkan sebelum mengirim:

  • Gunakan kemasan yang pas: pilih kardus atau pouch yang ukurannya mendekati dimensi produk, hindari kardus kebesaran.
  • Kompres barang lunak: pakaian, tekstil, dan bantal bisa divakum atau ditekan agar dimensi mengecil.
  • Gabungkan beberapa produk kecil ke satu paket besar: satu paket besar sering lebih hemat daripada banyak paket kecil yang masing-masing punya volume terbuang.
  • Pilih moda yang tepat: untuk barang besar namun tidak mendesak waktu, cargo laut atau darat bisa jadi alternatif lebih hemat. Simak perbandingannya di cara kirim barang ke seluruh Indonesia: pilih moda yang tepat.
  • Hitung lebih dulu sebelum packing: simulasikan berat volumetrik dengan dimensi rencana kemasan, baru beli kardus.

Apa Bedanya Berat Volumetrik dengan Berat CBM?

Dalam pengiriman laut, satuan yang lebih umum dipakai adalah CBM (Cubic Meter), bukan kilogram. Satu CBM = 1 m × 1 m × 1 m = 1.000.000 cm³. Ekspedisi laut biasanya menetapkan tarif per CBM, lalu mengonversinya ke berat ekuivalen (umumnya 1 CBM = 500–1.000 kg tergantung kebijakan). Prinsipnya sama: barang yang memakan volume besar di kapal dikenai biaya sesuai volume, bukan hanya timbangannya.

Untuk memahami lebih dalam cara ongkir dihitung secara menyeluruh, termasuk faktor jarak dan jenis barang, baca artikel cara menghitung ongkir cargo: panduan lengkap sebelum kirim barang.

Kesimpulan

Berat volumetrik adalah konsep kunci yang wajib dipahami sebelum mengirim barang, terutama jika paket Anda berukuran besar namun ringan. Rumusnya sederhana — dimensi dibagi faktor pembagi — tetapi dampaknya pada ongkir bisa signifikan. Dengan mengukur paket lebih dulu, mengemas secara efisien, dan memilih moda yang sesuai, Anda bisa mengontrol biaya pengiriman secara lebih cerdas. Jika Anda ingin langsung menghitung estimasi ongkir atau butuh rekomendasi moda terbaik untuk barang Anda, hubungi tim Sentral Cargo via WhatsApp atau cek ongkir di situs kami — kami siap bantu dari konsultasi hingga pengiriman tiba di tujuan.

FAQ

Apa itu chargeable weight dalam pengiriman cargo?

Chargeable weight adalah berat yang benar-benar digunakan sebagai dasar perhitungan ongkir. Nilainya diambil dari yang lebih besar antara berat aktual (timbangan) dan berat volumetrik. Istilah ini berlaku di hampir semua ekspedisi cargo, baik udara, darat, maupun laut.

Apakah berat volumetrik berlaku untuk semua moda pengiriman?

Ya, prinsip berat volumetrik berlaku untuk cargo udara, darat, dan laut, meski faktor pembagi dan cara penghitungannya bisa berbeda. Cargo udara paling ketat karena kapasitas pesawat sangat terbatas, sedangkan cargo laut sering menggunakan satuan CBM sebagai pengganti. Selalu tanyakan faktor pembagi yang berlaku kepada ekspedisi Anda.

Apakah minimum berat di Sentral Cargo berdasarkan berat aktual atau volumetrik?

Sentral Cargo menetapkan minimum pengiriman 5 kg. Angka 5 kg ini merujuk pada chargeable weight, artinya jika berat volumetrik paket Anda sudah melebihi 5 kg, ketentuan minimum sudah terpenuhi meski berat aktualnya di bawah 5 kg.

Bagaimana cara mengukur dimensi paket dengan benar?

Ukur panjang, lebar, dan tinggi terluar paket dalam kondisi sudah terkemas penuh, termasuk seluruh lapisan packing. Gunakan meteran atau penggaris lurus, dan selalu bulatkan ke atas jika ada desimal (misalnya 50,3 cm dihitung 51 cm). Pengukuran yang akurat akan menghasilkan estimasi berat volumetrik yang tepat dan menghindari selisih biaya di loket.

Apakah berat volumetrik bisa berubah setelah paket diterima di ekspedisi?

Bisa, jika dimensi aktual paket berbeda dari yang dilaporkan saat booking. Petugas di loket atau gudang akan mengukur ulang dan menimbang ulang paket Anda. Jika hasilnya berbeda, ongkir akan disesuaikan dengan hasil ukur fisik. Oleh karena itu, penting mengukur paket Anda sendiri lebih dulu agar tidak kaget dengan tagihan akhir.